Sabtu, 7 Februari 2026
TASIKMALAYA, bellasalamfm.com (Aris,AKA) – Kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus penculikan bayi laki-laki yang menghebohkan warga di kawasan Masjid Agung Singaparna. Pelaku yang sempat melarikan diri ke luar kota akhirnya berhasil dibekuk di wilayah Cianjur, Jawa Barat.
Apresiasi tinggi datang dari pihak kepolisian atas kerja cepat tim di lapangan.Plt Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana, memberikan apresiasi terhadap koordinasi yang solid sehingga pelaku dapat diamankan tanpa perlawanan berarti.
”Kami mengapresiasi kinerja tim yang bergerak cepat dan taktis di lapangan. Fokus utama kami adalah keselamatan bayi tersebut, dan alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam kondisi sehat di wilayah Cianjur,” ujar Aipda Agus.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Media Sosial
Peristiwa memilukan ini menimpa WR (41), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Leuwisari. WR mengungkapkan bahwa dirinya mengenal pelaku melalui media sosial. Karena pelaku sudah beberapa kali datang bertamu ke rumahnya, WR mengaku sudah menaruh kepercayaan dan tidak merasa curiga saat diajak bertemu di area Masjid Agung Singaparna.
”Saya kenal lewat media sosial, dia juga sudah beberapa kali bertemu sebelumnya,” tutur WR.
Ancaman Nyawa Sang Bayi
Aksi penculikan berlangsung dramatis. Saat bertemu, pelaku secara tiba-tiba mengambil sang bayi dari gendongan ibunya. WR sempat berusaha menahan pelaku, namun pelaku justru mengancam akan mencelakai bayi tersebut dengan cara yang keji.
”Saya coba tahan, tapi dia mengancam akan melempar bayi kalau saya teriak atau minta tolong,” ungkap WR dengan nada gemetar.
Karena takut ancaman tersebut menjadi kenyataan, WR terpaksa melepaskan anaknya. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan bus umum yang melintas ke arah Salawu menuju Garut, sebelum akhirnya terlacak berada di Cianjur.
Penyelidikan Motif
Setelah menerima laporan, Polres Tasikmalaya langsung melakukan pengejaran lintas wilayah. Berkat pelacakan yang akurat, pelaku berhasil diringkus beserta bayi korban yang ditemukan dalam keadaan selamat.
Saat ini, pelaku masih diamankan di Cianjur, untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif utama di balik aksi nekat penculikan tersebut.