Home / Berita / Pererat Sinergi, Pemkot Tasikmalaya Gelar Forum Silaturahmi Ulama dan Umaro untuk Pembangunan Kota

Pererat Sinergi, Pemkot Tasikmalaya Gelar Forum Silaturahmi Ulama dan Umaro untuk Pembangunan Kota

Kamis, 30 April 2026

TASIKMALAYA, bellasalamfm.com (Aris,AKA)  – Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menggelar Forum Silaturahmi Ulama dan Umaro tingkat Kota Tasikmalaya yang berlangsung di Aula Bappelitbangda, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota/Pemkot Tasikmalaya, Kamis (30/4/2026). Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan tokoh agama dalam membangun kota.

​Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi Pemkot Tasikmalaya, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, seluruh pejabat JPT Pratama, para Kepala Bagian, hingga Camat dan Lurah se-Kota Tasikmalaya.

Sinergi Pembangunan dan Isu Lingkungan

​Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA, menjelaskan bahwa forum ini merupakan tindak lanjut dari inisiasi yang dimulai pada bulan Ramadan lalu. Ia menekankan pentingnya kesamaan frekuensi antara umaro (pemerintah) dan ulama dalam mengawal pembangunan.

​”Forum ini bukan hanya seremonial, tetapi untuk memastikan kita berbagi frekuensi dan arah yang sama. Ke depan, pertemuan ini akan dibuat lebih spesifik dengan diskusi tematik,” ujar Viman di sela-sela acara.

​Salah satu topik krusial yang akan dibahas adalah isu lingkungan melalui program ‘Tasik Resik’. Viman menyatakan bahwa pemikiran para ulama sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan masterplan persampahan dari sudut pandang fikih lingkungan.

​”Kita akan melibatkan akademisi dari sisi ilmiah, aktivis dari pandangan praktis, dan ulama dari kajian fikih lingkungan agar solusi persampahan bisa tuntas dari hulu ke hilir,” tambahnya.

Empat Pilar Pemerintahan

​Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan visi pembangunan 2025-2027 yang mencakup target RPJMD dan tema per kecamatan pada tahun 2027. Ia menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinannya dijalankan melalui empat pilar utama: teknokratis, sosiologis, politis, dan religius.

​”Nilai religius menjadi penyelimut dari tiga aspek lainnya. Visi kita adalah Religius, Inovatif, Maju, Berkelanjutan, dengan menempatkan nilai religius sebagai prioritas pertama,” tegasnya. Pemkot juga menggandeng Universitas Mayasari Bakti (UMB) agar hasil penelitian akademis dapat langsung diimplementasikan dalam perencanaan daerah.

Apresiasi dari Kalangan Ulama

​Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya, KH. Nono Nurul Hidayat, menyambut positif konsistensi pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan para ulama. Ia mengapresiasi langkah Wali Kota yang dinilai semakin dekat dengan masyarakat dan tokoh agama.

​”Alhamdulillah, ini adalah kelanjutan yang kedua kalinya. Kami sangat antusias dan berharap kegiatan ini bisa berlanjut, mungkin tiga bulan sekali dengan konsep ‘Ngopi Bersama’ agar hubungan ulama dan umaro tidak ada jarak,” tutur KH. Nono.

​Ia juga berpesan agar sinergi ini terus dijaga demi kondusivitas kota. KH. Nono mengibaratkan ulama sebagai sosok ibu, umaro (Wali Kota) sebagai bapak, dan masyarakat sebagai anak.

​”Tatkala ulama, umaro, dan masyarakat sudah bersatu, insyaallah Kota Tasikmalaya akan selalu kondusif,” pungkasnya.

Check Also

Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) Wisuda 244 Lulusan, Rektor Tekankan Inovasi Tugas Akhir dan Kerjasama Internasional

Rabu, 29 April 2026 ​TASIKMALAYA, bellasalamfm.com (Aris, AKA) – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menyelenggarakan Sidang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *