Home / Berita / Resmi Menjadi Universitas Islam Tasikmalaya, UNITAS Gelar  Halalbihalal Dan Tasyakur , Siap Buka Prodi Umum

Resmi Menjadi Universitas Islam Tasikmalaya, UNITAS Gelar  Halalbihalal Dan Tasyakur , Siap Buka Prodi Umum

Kamis, 9 April 2026

TASIKMALAYA, bellasalamfm.com (Aris,AKA)  – Momentum penuh syukur menyelimuti keluarga besar Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT). Terhitung mulai April 2026, lembaga pendidikan tinggi tersebut resmi berganti bentuk menjadi Universitas Islam Tasikmalaya (UNITAS). Peresmian ini dirayakan melalui kegiatan Halalbihalal dan Tasyakur Bi Ni’mat yang digelar di Aula Universitas Islam Tasikmalaya, Kamis (9/4/2026).

​Rektor Universitas Islam Tasikmalaya, Dr. Ade Zaenal Mutaqin, M.Ag., mengungkapkan bahwa Surat Keputusan (SK) perubahan bentuk tersebut diterima pada 1 April 2026, meski telah ditandatangani oleh Kementerian Agama sejak 15 Februari 2026.

Perluasan Mandat dan Kurikulum Adaptif

​Ade menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar pergantian papan nama, melainkan perluasan mandat akademik. Jika sebelumnya fokus pada bidang keagamaan, kini UNITAS memiliki kewenangan untuk membuka program studi (prodi) umum.

​”Artinya, kalau dulu kita hanya sebatas prodi keagamaan Islam saja, sekarang kita diberikan mandat untuk membuka fakultas atau jurusan program studi yang umum,” ujar Ade saat ditemui di sela acara.

​Saat ini, UNITAS mengelola 9 program studi yang tersebar di 3 fakultas, ditambah 1 program pascasarjana. Menghadapi status baru ini, pihak rektorat tengah melakukan penyesuaian kurikulum agar lebih adaptif terhadap tuntutan dunia kerja.

​”Kita berharap lulusan universitas nanti adalah lulusan yang memang siap bekerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya. Terkait sumber daya manusia, Ade menyebutkan mayoritas dosen sudah bergelar Doktor (S3), sementara sisanya sedang menempuh studi lanjut.

Indikasi Konsistensi dan Estafet Kepemimpinan

​Apresiasi datang dari Pimpinan Umum Pondok Pesantren Sukahideng, Drs. KH. Ii Abdul Basith Wahab. Menurutnya, keberhasilan naik kelas dari Sekolah Tinggi, menjadi Institut, hingga kini Universitas, merupakan bukti adanya pengelolaan yang istiqomah (konsisten).

​”Ini hanya salah satu indikasi bahwa orang-orang yang menggarap ini adalah orang-orang yang konsisten, pergantian generasinya mulus. Karena kalau tidak ada kemulusan dalam kepengurusan, mungkin (kualitasnya) kadang-kadang turun,” tutur KH. Ii Abdul Basith.

​Ia juga menekankan bahwa perubahan bentuk ini menuntut adanya perubahan substansi dan eksistensi dalam kebaikan. “Dari Institut kepada Universitas itu ada perubahan substansi. Harus optimis ada peningkatan kualitas,” tegasnya.

Sayembara Logo Baru

​Dalam acara yang sama, pihak universitas juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang Sayembara Logo Universitas Islam Tasikmalaya. Penghargaan tersebut jatuh kepada Ajeng Siti Sukmayanti, S.Pd., seorang staf Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) asal Ciamis.

​Ajeng mengaku sangat antusias karena karyanya kini menjadi identitas resmi kampus. Ia menjelaskan bahwa ide dan filosofi logo tersebut lahir dari pemikirannya sendiri, yang kemudian divisualisasikan secara digital melalui program Corel dengan bantuan sang suami.

​”Sebelumnya pernah ikut sayembara logo ulang tahun Ciamis tapi belum berhasil. Pencapaian kali ini sangat memuaskan bagi saya,” ungkap Ajeng.

​Saat ini, Universitas Islam Tasikmalaya memiliki sekitar 1.600 mahasiswa aktif. Pada tahun akademik baru ini, pihak kampus menargetkan penerimaan mahasiswa baru TA. 2026 – 2027, 600 mahasiswa sesuai dengan daya tampung yang tersedia.

Check Also

Transformasi Digital 35 Tahun JNE, Kunci Sukses Raih Penghargaan Logistik Inovatif 2026

Jumat, 10 April 2026 JAKARTA, bellasalamfm.com (Aris,AKA)  – JNE kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *