Selasa , 12 Mei 2026
TASIKMALAYA, bellasalamfm.com (Aris,AKA) – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara, menekankan pentingnya nilai seni dalam membentuk karakter dan sensitivitas sosial bagi seluruh profesi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Pameran Lukisan dalam rangka memeriahkan Bulan Menggambar Nasional di Gedung Creative Centre (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (09/05/2026) pukul 14.00 WIB.
Seni Milik Semua Profesi
Dalam kunjungannya, Raden Diky menyampaikan bahwa seni bukan hanya domain bagi para seniman atau budayawan, melainkan kebutuhan dasar bagi setiap manusia.
”Mau mereka nanti jadi pilot, walikota, presiden, atau menteri, mereka harus mengenal seni. Seni berkaitan dengan rasa, dan rasa tidak boleh dihilangkan. Kebayang kalau pejabat saja tidak punya rasa, urusannya pasti pribadi saja. Tapi kalau punya rasa, insya Allah akan lebih sensitif positif,” ujar Raden Diky.
Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada Ibu Rukmini yang terus setia memberikan pendampingan dan dukungan luar biasa bagi sanggar-sanggar lukis di Kota Tasikmalaya.
Pameran ke-14 Sanggar Brahmastra
Ketua sekaligus Pimpinan Sanggar Brahmastra, Drs. Herman PG, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pameran ke-14 yang mereka selenggarakan. Acara ini bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak hingga dewasa untuk menunjukkan karya mereka kepada masyarakat luas.
Selain pameran lukisan, kegiatan ini juga diisi dengan:
- Lomba Mewarnai Caping:
Berkolaborasi dengan UMKM anyaman dari Lebak Siu.
- Pengolahan Rasa:
Melatih anak-anak untuk mencintai budaya agar dapat berprestasi di segala bidang, tanpa harus diarahkan menjadi seniman profesional.
- Jangkauan Luas:
Sanggar ini sebelumnya telah melakukan pameran di berbagai kota seperti Yogyakarta, hingga mancanegara seperti Jepang dan Hong Kong.

Wacana Agenda Tahunan Pariwisata
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., menyatakan kekagumannya atas konsistensi Sanggar Brahmastra dalam menggali potensi seni sejak usia balita.
”Kami dari Disporabudpar berpikir untuk menjadikan ini salah satu event tahunan yang terjadwal setiap bulan Mei. Ini adalah upaya mendatangkan orang ke Kota Tasikmalaya dan memotivasi para pelajar dari tingkat TK hingga SMA agar tidak ragu memamerkan hasil karya mereka,” jelas Deddy.
Pihak pemerintah kota pun berencana melakukan perbaikan sarana prasarana serta kualitas event ke depannya guna mengukuhkan identitas Tasikmalaya sebagai kota pencetak pelukis andal berkelas internasional.