Home / Berita / Kemendikbud Kembangkan Asesmen Kompetensi Siswa

Kemendikbud Kembangkan Asesmen Kompetensi Siswa

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), tengah mengembangkan Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) untuk mengidentifikasi capaian belajar siswa.

Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno, menjelaskan asesmen kompetensi ini digunakan untuk melengkapi Ujian Nasional (UN) sebagai platform evaluasi belajar pada level kognitif. Khususnya, untuk mengidentifikasi capaian kemampuan siswa dalam hal membaca.

“UN itu evaluasi belajar pada level kognitif dasar atau basic of cognitive sehingga kita melengkapi dengan Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia atau AKSI,” kata Totok, Kamis (21/11).

Totok menambahkan, AKSI merupakan program pemetaan capaian pendidikan untuk memantau mutu pendidikan secara nasional atau daerah yang menggambarkan pencapaian kemampuan siswa.

“Asesmen ini untuk membantu guru mendiagnosa kemampuan siswa pada topik-topik yang substansial, dan dapat memperkaya penilaian formatif di sekolah,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Totok, asesmen ini juga digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam membaca, bacaan sederhana sebagai dasar perkembangan siswa ke level selanjutnya.

“Dikhawatirkan kalau tidak bisa membaca simple text (bacaan sederhana) itu nanti progres berikutnya untuk belajar akan terhambat. Nah di Dikbud itu, melalui assesment kemampuan membacanya kita tes sejak kelas dua,” tuturnya.

Menurut Data World Bank Global, sebanyak 53 persen anak di seluruh negara berpenghasilan rendah dan mengalami tantangan krisis pembelajaran learning poverty.

“Tantangan ini merupakan kondisi ketidakmampuan anak pada usia 10 tahun dalam membaca dan memahami cerita sederhana,” ujarnya.

Direktur World Bank Global Jaime Saavedra mengatakan saat ini perlu penanganan terhadap krisis pembelajaran terutama kemampuan membaca sebagai inti dari pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Check Also

BI : Inflasi Indeks Harga Konsumen Juli 2021 Tercatat Rendah

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juli 2021 mengalami inflasi 0,08% (mtm).

Leave a Reply

Your email address will not be published.