Home / Berita / Dukung PEN, BI Tasikmalaya Akan Gelar Road To FESyar 2021

Dukung PEN, BI Tasikmalaya Akan Gelar Road To FESyar 2021

Tasikmalaya, Bellasalam 87,6 FM – Bank Indonesia Tasikmalaya bersinergi dengan pemerintah daerah se Priangan Timur akan menggelar kegiatan Road to Fesyar Region Jawa 2021.  BI Tasikmalaya juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) , Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah,  Sinergi Foundation serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara serupa yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan BI Jawa Barat dan KPw BI Cirebon secara series yang dimulai dari tanggal 21-23 Juli 2021.

Kepala BI Tasikmalaya, Darjana menjelaskan, kegiatan Road To FESyar merupakan salah satu program kerja KPw Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat dalam rangka mengembangkan ekonomi syariah yang bertujuan untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional serta Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) .”Karena kondisinya belum memungkinkan (saat ini masih dalam kondisi PPKM Darurat), acara Road to Fesyar ini  dilaksanakan secara virtual“, Kata Darjana saat Press Conference secara daring Senin (19/7/2021).

Dia mengatakan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya akan melaksanakan rangkaian kegiatan Road To FESyar pada tanggal 22 Juli 2021 , terdiri dari kegiatan yang strategis dan bermanfaat guna pengembangan ekonomi syariah yaitu Syari’a Economic Forum dan Syari’a Fair berupa pameran virtual 10 (sepuluh) UMKM peserta IKRA dan 12 (dua belas) Ponpes mitra di Priangan Timur. Oleh karena itu, katanya, selain terdapat perlombaan, dalam kegiatan Road to FESyar juga terdapat kegiatan edukasi ekonomi syariah dalam bentuk seminar dan juga kegiatan business matching yang dilakukan bersama perbankan syariah. “ Kami (BI Tasikmalaya) menargetkan 5% pelaku usaha mendapatkan business matching baik dari sisi penjualan dan pembiayaan”, tambah Darjana.


Selanjutnya, Kepala BI Tasikmalaya Darjana mengatakan sebagai rangkaian kegiatan dan dalam rangka mendukung ekosistem halal di Priangan Timur,  pihaknya akan memfasilitasi sertifikasi halal kepada UMKM.  Sedangkan bentuk dukungan  BI terhadap kemandirian ekonomi pesantren,   pihaknya akan melakukan sinergi program pengembangan ekonomi syariah melalui pembangunan green house dan pengelolaan air minum. “ Sebagai bentuk optimalisasi dana ZISWAF,  kami akan  launching Program Infak Pangan melalui Pasar Cikurubuk Online untuk kaum dhuafa dan program sumur wakaf di Kel. Tamansari Kota Tasikmalaya “, ujarnya.

Selain itu , dalam rangka pemanfaatan digitalisasi pembayaran ZISWAF,  menurut Darjana akan dilakukan launching QRIS Rumah Ibadah.   “ Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi di Jawa Barat, khususnya di Priangan Timur melalui pengembangan ekonomi syariah “, tutup Kepala BI Tasikmalaya. (DK)               

Check Also

Sirclo Buka Peluang UMKM Digital

Sirclo Store Menargetkan 10 Ribu Pelaku UMKM Digital

Chief Operating Officer Sirclo Danang Cahyono mengatakan, pada awal tahun 2021 sebanyak 1.000 UMKM telah bergabung menggunakan solusi teknologi dari Sirclo, dan diharapkan sampai dengan akhir tahun ini dapat meningkat hingga 10 kali lipat.