Home / Berita / Percepat PEN, KPKNL Tasikmalaya Fasilitasi Lelang Produk UMKM

Percepat PEN, KPKNL Tasikmalaya Fasilitasi Lelang Produk UMKM

Tasikmalaya, Bellasalam 87,6 FM – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya  memfasilitasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk melelang barang produksinya secara online. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan dan  peranan KPKNL sebagai penopang utama mempercepat ekonomi nasional (PEN).

Kepala KPKNL Tasikmalaya, Laesintje Wilar  mengatakan, UMKM adalah salah satu yang paling terdampak akibat pandemic Covid 19. Oleh karena itu Kementrian Keuangan khususnya DJKN mengeluarkan kebijakan dengan melaksanakan lelang UMKM yang dilaksanakan di seluruh KPKNL yang ada di  Indonesia . Laesintje Wilar  menambahkan , untuk KPKNL Tasikmalaya sendiri telah melaksanakan program lelang sejak April 2021 lalu. “ Dalam satu bulan kami lakukan lelang dua kali di minggu pertama dan ketiga “, ungkapnya disela sela lelang UMKM virtual di Kantor KPKNL Tasikmalaya ,Jumat (16/7/2021)

Petugas Lelang tengah melakukan proses Lelang UMKM virtual di Kantor KPKNL Tasikmalaya, Jumat (16/7/2021)

Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM melalui program lelang ini, Laesintje mengajak kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan lelang UMKM dengan cara datang langsung ke Kantor KPKNL Tasikmalaya atau via online whatsapp mobile InTasik.

“ Kami siap mendukung untuk memasarkan produk UMKM dan dimungkinkan barang barang bapak (umkm) dapat dilihat pembeli di seluruh Indonesia dan laku “, jelas Laesintje.    

Lelang bagi KPKNL, menurut Laesintje memilik peran yang sangat penting salah satunya terkait dengan budgeter yang berkaitan dengan penerimaan negara bukan pajak. “ Yang kami pungut terhadap stake holder adalah dari pengenaan Pph “, ujarnya.

Sementara bea lelang penjual sebesar 1,5 persen dari pokok lelang disetorkan ke kas negara sebagai pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Besaran bea lelang penjual tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 3 Tahun 2018.  

Laesintje Wilar menuturkan, KPKNL Tasikmalaya yang membawahi 5 wilayah yaitu Kab/Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut dan Pangandaran telah menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 405 juta  hingga akhir kuartal I/2021. “ Sedangkan Pph mencapai  sekitar 109 juta rupiah “ tutup Kepala KPKNL Tasikmalaya.(DK)  

Check Also

1325 Orang Di Vaksin Dalam Vaksinasi Massal Sektor Jasa Keuangan Di Priangan Timur

Dalam rangka percepatan vaksinasi guna meningkatkan herd immunity , Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya melaksanakan vaksinasi khususnya untuk pelaku di Sektor Jasa Keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *